LDII Banten Hadiri Halal Bihalal dan Pengajian Ulama-Umara MUI

Serang (21/4). Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Banten menghadiri kegiatan Halal Bihalal dan Silaturahim Idulfitri 1447 Hijriah yang dirangkaikan dengan Pengajian Ulama dan Umara yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten, Selasa (14/4/2026).
Ketua Panitia, Rodani, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin pasca-Ramadan yang tahun ini dipadukan dengan pengajian ulama dan umara. “Selain menjadi ajang silaturahmi Idulfitri, kegiatan ini juga menjadi ruang pertemuan antara ulama dan umara dalam memperkuat kebersamaan membangun Banten,” ujarnya.
Ketua Umum MUI Provinsi Banten Ahmad Bazari Syam menegaskan bahwa MUI harus berada dalam koridor Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan berperan sebagai mitra strategis pemerintah. “Majelis Ulama Indonesia tidak boleh bertentangan atau berseberangan dengan konsep Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ketaatan kepada pemerintah adalah sebuah keniscayaan,” katanya.
Ia menambahkan, “Kritik harus disampaikan dengan bahasa yang baik, indah, dan membangun, bukan dengan cara-cara yang keras.”
Ketua FKUB Banten A. M. Romly menyatakan bahwa halal bihalal merupakan tradisi khas Indonesia yang berfungsi mempererat persatuan. “Indonesia adalah tumpah darah dan tanah air kita. Islam, Kristen, Hindu, Buddha, Katolik, dan ratusan etnis yang ada, kita punya cita-cita satu. Itulah makna Indonesia Bersatu,” ujarnya.
Sambutan Pemerintah Provinsi Banten disampaikan oleh Sekretaris Daerah Tubagus Ruhal Faisal yang menegaskan bahwa MUI merupakan mitra strategis pemerintah daerah. “MUI adalah mitra yang sangat strategis bagi Pemerintah Provinsi Banten. Sinergi yang selama ini terjalin dengan baik menjadi modal penting dalam menjaga kondusivitas daerah,” katanya.
Ketua LDII Provinsi Banten Dimo Tono Sumito menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi peserta. “Kegiatan pengajian ulama dan umara yang diadakan MUI Banten sekaligus halal bihalal seiring masih bulan Syawal ini sangat baik, satu pertemuan dua kegiatan, selain itu para peserta bisa mendapatkan informasi terkait situasi global saat ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Momen ini sangat baik karena mengundang tokoh-tokoh ulama dan umara saling mengingatkan menjalani tali silaturahim, menjaga persaudaraan ukhuwah Islamiah, serta mempererat keakraban dalam kegiatan halal bihalal. MUI menjadi rumah besar umat Islam yang mewadahi ormas Islam.”
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain anggota DPRD Provinsi Banten, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten, Ketua Baznas Provinsi Banten, Ketua Harian LPTP Provinsi Banten, unsur Kepolisian Daerah Banten, Kejaksaan Tinggi Banten, Pengadilan Tinggi Banten, TNI AL dan TNI AU wilayah Banten, Kepala BNN Provinsi Banten, Kepala BPN Provinsi Banten, pimpinan instansi vertikal, serta pimpinan organisasi masyarakat Islam se-Banten.
Oleh: Bung Pream (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
