Dukung Santri Jadi Prajurit, Kodim 0809 Kediri Bangun Fasilitas Garjas

Kediri (29/4). Sinergi antara TNI AD dan lembaga pendidikan keagamaan semakin diperkuat di Kota Kediri. Kodim 0809 Kediri melalui Koramil Pesantren merampungkan pembangunan fasilitas olahraga kesegaran jasmani (Garjas) B di Pondok Pesantren Nurul Huda Al Manshurin, Rabu (22/4).

Komandan Koramil Pesantren, Dwi Agus, mengatakan pembangunan sarana Garjas bertujuan menanamkan kedisiplinan, semangat juang, dan pola hidup sehat sejak dini. “Melalui fasilitas ini, kami ingin membangun karakter disiplin dan kesiapan fisik santri. Pembinaan yang terarah sejak dini menjadi bekal penting bagi mereka yang ingin mengikuti seleksi TNI atau Polri,” ujarnya.

Menurutnya, kesiapan fisik merupakan salah satu faktor penting dalam menghadapi proses seleksi yang ketat, sehingga latihan terukur sejak di lingkungan pesantren menjadi langkah strategis.

Ketua Ponpes Nurul Huda Al Manshurin, Asyhari Eko Prayitno, menyambut baik dukungan tersebut. Ia menilai fasilitas Garjas menjadi bagian penting dalam membangun keseimbangan pendidikan antara pembinaan akhlak, keilmuan, dan ketahanan fisik. “Kami ingin santri tidak hanya unggul dalam akhlak dan ilmu, tetapi juga tangguh secara fisik. Ini menjadi motivasi besar bagi santri yang bercita-cita mengabdi kepada bangsa dan negara,” katanya.

Ia menambahkan, pesantren perlu adaptif dalam menyiapkan lulusan yang siap menghadapi berbagai peluang masa depan, termasuk di bidang pengabdian kepada negara.

Fasilitas standar militer tersebut berupa sarana latihan sit-up dan push-up yang disiapkan untuk menunjang pembinaan fisik santri, khususnya bagi mereka yang memiliki cita-cita mengabdikan diri melalui jalur TNI maupun Polri.

Sebagai tindak lanjut, pihak ponpes bersama TNI akan mengagendakan sosialisasi penggunaan fasilitas olahraga tersebut agar latihan mandiri para santri dapat berjalan efektif, terukur, dan sesuai standar keamanan.

Pengecekan akhir fasilitas dilakukan untuk memastikan seluruh sarana siap digunakan secara optimal dalam menunjang kebugaran dan daya tahan fisik santri sehari-hari.

 

Oleh: Sofyan Gani (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.