Banyuwangi (28/4). Wakil Bupati Banyuwangi, Mujiono, menutup Musyawarah Daerah (Musda) VIII DPD Lembaga Dakwah Islam Indonesia Kabupaten Banyuwangi di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Rabu (22/4).
Dalam sambutannya, Mujiono menyampaikan pentingnya menjaga hubungan antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan melalui penguatan kolaborasi, sinergi, dan komunikasi. “LDII dengan Pemerintah Daerah itu selaras dan seirama. Secara pribadi pun, saya dengan para pengurus LDII ini sangat familiar,” kata Mujiono.
Ia mengatakan hubungan antara pemerintah daerah dan LDII selama ini telah terjalin dalam berbagai program pembangunan dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Menurut Mujiono, kolaborasi antarlembaga menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas sosial dan mendukung pembangunan daerah. “Selamat dan sukses bagi pengurus yang baru dilantik. Amanah ini sebagai ladang ibadah. Kita harus ikhlas dalam berkhidmat. Peran LDII sebagai penyejuk umat dan penggerak kemandirian harus terus dipertahankan,” ujarnya.
Mujiono juga mengajak seluruh pengurus dan kader LDII untuk terus memperkuat kepedulian sosial dan menjaga kerukunan di masyarakat. “Alhamdulillah, Banyuwangi semakin baik. Mari kita wujudkan kemajuan ini secara bersama-sama dengan sinergi yang konkret agar setiap gerakan kita berdampak langsung bagi masyarakat Banyuwangi,” kata Mujiono.
Ketua DPW LDII Provinsi Jawa Timur, Moch Amrodji Konawi, turut hadir dalam penutupan Musda VIII bersama jajaran pengurus LDII Kabupaten Banyuwangi dan unsur pemerintah daerah.
Musda VIII LDII Banyuwangi menjadi forum evaluasi program kerja lima tahunan serta konsolidasi organisasi setelah penetapan kepengurusan baru periode 2026–2031.