Pengurus LDII Sulsel Ikuti Munas X Secara Daring dari Makassar

Makassar (1/5). Pengurus DPW LDII Sulawesi Selatan mengikuti pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) X LDII secara daring di Masjid Nur Hidayah, Kompleks Dr. Tadjuddin Chalid, Kota Makassar, Selasa (7/4).

Kegiatan tersebut diikuti dewan penasihat (wanhat), pengurus harian, serta jajaran biro DPW LDII Sulsel sebagai bentuk partisipasi dalam forum tertinggi organisasi.

Munas X LDII digelar selama tiga hari, 7–9 April 2026, di Grand Ballroom Gedung Serbaguna Minhaajurrosyidiin, Jakarta Timur. Forum lima tahunan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat arah gerak organisasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Mengusung tema “Mengokohkan Peran LDII dalam Membangun Indonesia yang Berdaulat, Harmonis, dan Berkeadaban untuk Perdamaian Dunia”, Munas X juga menjadi ruang refleksi sekaligus proyeksi masa depan organisasi.

Pelaksanaan Munas dilakukan secara hybrid, dengan peserta utama hadir langsung di lokasi, sementara peserta lainnya mengikuti secara daring melalui studio mini DPW dan DPD di seluruh Indonesia.

Ketua DPW LDII Sulawesi Selatan, Asdar Mattiro, menegaskan bahwa Munas memiliki peran strategis dalam menjaga dinamika organisasi.

“Munas adalah salah satu strategi agar organisasi ini terus berkontribusi, berkarya, dan berkomunikasi dengan semua pihak. Ini menjadi pengungkit agar LDII semakin berkiprah, baik untuk keumatan maupun kebangsaan,” ujarnya.

Menurutnya, Munas bukan sekadar forum formal, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi gagasan untuk melahirkan keputusan penting bagi kemajuan organisasi.

Salah satu agenda utama Munas X adalah pemilihan ketua umum baru yang akan menentukan arah kepemimpinan LDII ke depan. Asdar berharap Munas dapat menghasilkan pemimpin yang mampu membawa organisasi semakin profesional dan religius.

“Kita berharap hadir pemimpin yang mampu membawa LDII semakin dikenal, berwibawa, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta bangsa,” katanya.

 

Oleh: Ilmaddin Husain (contributor) / Dita Rahmatia (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.