Wanita LDII Kota Mojokerto Ajak Orang Tua Perkuat Pendidikan Karakter Anak

Mojokerto (4/5). Wanita Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Mojokerto menggelar pengajian ibu-ibu yang diikuti sekitar 600 peserta di Gedung Serbaguna (GSG) Budi Utomo, Surodinawan, Kota Mojokerto, Minggu (26/4/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan rutin untuk memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus meningkatkan peran keluarga dalam membentuk generasi berakhlakul karimah. Dalam pengajian itu, peserta mendapatkan materi mengenai pentingnya pendidikan karakter anak sejak usia dini. Pembahasan menekankan keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan pembentukan akhlak sebagai fondasi generasi masa depan.
Narasumber dr. Triastutik, Sp.A menyampaikan bahwa ibu memiliki peran sentral dalam membentuk karakter anak melalui keteladanan dan pola komunikasi yang sehat di lingkungan keluarga. Menurutnya, pendidikan karakter tidak dapat dilepaskan dari peran orang tua dalam kehidupan sehari-hari. “Peran orang tua, khususnya ibu, sangat menentukan arah tumbuh kembang anak. Pendidikan karakter harus dimulai dari rumah dengan keteladanan yang nyata,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya konsistensi dalam mengintegrasikan pendidikan agama dan pendidikan formal agar anak memiliki keseimbangan antara kecerdasan akademik dan akhlak. Ketua Wanita LDII Kota Mojokerto sekaligus ketua penyelenggara, Hj. Mas’ulah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi dalam memperkuat pembinaan keluarga sebagai fondasi lahirnya generasi penerus bangsa yang unggul dan berakhlakul karimah.
Menurutnya, keluarga menjadi lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter anak, sehingga para orang tua perlu memiliki pemahaman yang baik mengenai pola pendidikan dan pengasuhan. Ia berharap para peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam mendidik anak di lingkungan keluarga. Acara ditutup dengan doa yang dipimpin Ketua Dewan Penasehat LDII Kota Mojokerto, H. M. Syamsudin.
Oleh: Sofyan Gani (contributor) / FF (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
