Kesbangpol Lampung Apresiasi Program LDII dan Dorong Digitalisasi Dakwah

 

Bandar Lampung (13/5). Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Lampung, Achmad Saefulloh, menerima audiensi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Provinsi Lampung di ruang kerjanya, Selasa (5/5). Dalam pertemuan tersebut, ia mengapresiasi kontribusi dan program kerja LDII yang dinilai sejalan dengan arah pembangunan bangsa.

Achmad Saefulloh menyampaikan, kunjungan silaturahim itu menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara organisasi kemasyarakatan keagamaan dengan pemerintah. Ia menilai LDII sebagai salah satu organisasi yang aktif dan tertib administrasi, termasuk dalam menyampaikan laporan kegiatan secara berkala.

“LDII termasuk organisasi yang konsisten melaporkan kegiatannya. Ini menjadi contoh baik bagi organisasi lainnya. Bukan untuk diawasi, tetapi sebagai bahan sinergi dan kolaborasi program,” ujarnya.

Dalam audiensi tersebut, Ketua DPW LDII Lampung M. Aditya memaparkan delapan bidang pengabdian LDII untuk bangsa, meliputi wawasan kebangsaan, keagamaan, pendidikan, ekonomi, kesehatan, hingga penguatan karakter generasi muda. Program tersebut merupakan turunan kebijakan pusat yang diterapkan secara nasional dengan penyesuaian kondisi daerah.

Menanggapi hal itu, Achmad Saefulloh menilai program LDII selaras dengan kebijakan nasional, khususnya dalam penguatan nilai kebangsaan dan keagamaan yang terintegrasi. Ia juga menekankan pentingnya keseimbangan antara dakwah keagamaan dan wawasan kebangsaan dalam membangun karakter masyarakat.

“Pendekatan seperti ini sangat baik karena tidak hanya fokus pada dakwah, tetapi juga memperkuat wawasan kebangsaan dan kehidupan berbangsa,” katanya.

Ia turut mendorong LDII terus berinovasi, terutama dalam memanfaatkan digitalisasi sebagai sarana dakwah. Menurutnya, pola komunikasi dakwah perlu mengikuti perkembangan zaman agar lebih menarik dan mudah diterima masyarakat, khususnya generasi muda.

“Digitalisasi menjadi kunci. Konten dakwah harus dikemas kreatif, relevan, dan dekat dengan realitas kehidupan sehari-hari agar tidak membosankan,” tambahnya.

Selain itu, Achmad Saefulloh membuka peluang pengembangan kemandirian organisasi melalui pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Dengan demikian, organisasi tidak hanya bergerak di bidang dakwah, tetapi juga mampu memberikan dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas.

Di akhir pertemuan, ia berharap LDII terus menjaga komitmen dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan yang moderat serta cinta tanah air. Menurutnya, peran organisasi keagamaan sangat strategis dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Audiensi tersebut memperkuat komitmen bersama antara pemerintah dan LDII dalam membangun masyarakat Lampung yang religius, berkarakter, dan berdaya saing.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan Buku Himpunan Hasil Muswil VIII LDII Lampung, laporan kegiatan mengikuti Munas X LDII, laporan kegiatan LDII Triwulan I, Majalah Nuansa Persada, serta foto bersama.

 

Oleh: Yaumi Maulida Khosy (contributor) / FF (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.