LDII Lampung Perkuat Kontribusi Kebangsaan melalui 8 Bidang Pengabdian

 

Bandar Lampung (13/5). DPW LDII Provinsi Lampung menegaskan komitmennya dalam memperkuat kontribusi bagi bangsa melalui delapan bidang pengabdian dengan menempatkan nilai kebangsaan sebagai prioritas utama. Komitmen tersebut disampaikan dalam audiensi dan silaturahim bersama Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Lampung, Achmad Saefulloh, di ruang kerjanya, Selasa (5/5).

Ketua DPW LDII Lampung, M. Aditya, mengatakan silaturahim tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat komunikasi sekaligus meminta arahan dan bimbingan dari pemerintah daerah.

“Kami menyadari masih perlu banyak belajar. Karena itu, kami berharap dapat terus diberikan insight dan pengarahan agar organisasi ini semakin berkontribusi positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Aditya juga menyampaikan bahwa LDII baru saja melaksanakan Musyawarah Nasional (Munas) X di Jakarta yang menghasilkan kepengurusan baru di tingkat pusat. Pergantian tersebut diharapkan membawa semangat dan inovasi baru dalam menjalankan program-program organisasi.

Ia kemudian memaparkan delapan bidang pengabdian LDII yang menjadi arah gerak organisasi. Bidang pertama dan utama adalah kebangsaan yang menjadi fondasi dalam setiap aktivitas LDII. Menurutnya, rasa cinta tanah air terus ditanamkan kepada seluruh warga LDII sejak usia dini melalui berbagai kegiatan, termasuk kepramukaan dan pembinaan generasi muda.

“Kami ingin menanamkan bahwa mencintai Indonesia bukan hanya slogan, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari,” jelasnya.

Bidang kedua adalah dakwah yang dilaksanakan dengan tetap memperhatikan stabilitas dan kondusivitas bangsa. Selanjutnya, bidang pendidikan difokuskan pada pembentukan karakter melalui 29 nilai luhur, seperti kejujuran, amanah, dan kerja sama.

Di bidang ekonomi syariah, LDII mendorong kemandirian warga melalui pengembangan usaha bersama, termasuk program Usaha Bersama (UB) yang telah berkembang di wilayah Natar. Program tersebut dinilai berhasil meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara kolektif.

Pada bidang kesehatan, LDII turut mendukung program pemerintah melalui layanan kesehatan gratis dan pembinaan kesehatan di pondok pesantren. Selain itu, LDII juga aktif memastikan standar kesehatan lingkungan, seperti pengawasan kualitas air dan sanitasi.

LDII juga mengembangkan bidang energi baru dan terbarukan melalui pemanfaatan tenaga surya di lingkungan pondok pesantren sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan energi nasional. Sementara pada bidang lingkungan hidup, LDII mendorong kesadaran menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

Adapun bidang terakhir adalah digitalisasi dan informasi. Dalam bidang ini, LDII mendorong generasi muda terlibat dalam pengembangan media dan teknologi, termasuk pembuatan konten dakwah yang menarik dan relevan dengan perkembangan zaman.

“Kami ingin dakwah yang disampaikan tidak hanya benar, tetapi juga menarik dan mudah diterima, khususnya oleh generasi muda,” tambah Aditya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPW LDII Lampung, Heri Sensustadi, menambahkan bahwa kesungguhan LDII dalam menjalankan program-program tersebut, khususnya di bidang kebangsaan, terus dilakukan. Salah satunya melalui rencana kegiatan Silaturahmi Kebangsaan pada 14 Mei mendatang.

“Kami berharap Bapak Kabankesbangpol dapat menjadi salah satu narasumber pada kegiatan tersebut,” ujar Heri.

Menanggapi hal itu, Kabankesbangpol Provinsi Lampung, Achmad Saefulloh, menyambut baik sekaligus mengapresiasi keberadaan LDII beserta delapan bidang pengabdiannya.

“Saya mengapresiasi, dan ini sejalan dengan program prioritas pemerintah. Terkait rencana Silaturahmi Kebangsaan, Kesbangpol atas nama pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan tersebut dan kami akan hadir dalam gelaran itu,” ungkapnya.

Dalam audiensi tersebut, Ketua DPW LDII Lampung didampingi Wakil Ketua Heri Sensustadi dan M. Miftah Falah, Sekretaris Ahmat Nurdin, serta Bendahara H. Jimin. Sementara itu, Kabankesbangpol didampingi Kabid Ketahanan Sosial dan Politik M. Jauhari beserta jajaran staf.

 

Oleh: Yaumi Maulida Khosy (contributor) / FF (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.