Ikuti Webinar Nasional, LDII Papua Barat Tingkatkan Kompetensi Juru Sembelih Halal

Manokwari (21/5). DPW LDII Papua Barat mengikuti Webinar Sosialisasi Kurban Berkualitas dan Pelatihan Juru Sembelih Halal (Juleha) secara daring pada Sabtu (16/5). Kegiatan yang diinisiasi oleh DPW LDII DKI Jakarta bersama Lembaga Pemeriksa Halal, Penjaminan Produk Halal (LP3H) LDII Halal Center ini diikuti oleh 105 titik pemantauan di seluruh Indonesia.
Acara diawali dengan sambutan dari Ketua Umum DPP LDII Dody Taufiq Wijaya. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelaksanaan ibadah kurban, mulai dari aspek kesehatan hewan, tata cara penyembelihan, hingga kepastian kehalalan yang sesuai dengan syariat Islam dan standar kesehatan masyarakat.
Webinar ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Hasudungan Sidabalok. Ia menyampaikan apresiasi atas langkah LDII dalam mengedukasi masyarakat demi mewujudkan ibadah kurban yang aman, sehat, utuh, halal, dan higienis.
Dua narasumber dari IPB University turut dihadirkan untuk memberikan materi secara mendalam. Chaerul Basri dari Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis memaparkan materi terkait aspek kesehatan hewan kurban dan tata kelola penyembelihan berbasis standar kesehatan. Sementara itu, Agi Wira Budi Pranata dari Halal Science Center mengulas tentang implementasi penyembelihan halal serta pentingnya kompetensi bagi para juru sembelih.
Di wilayah Papua Barat, jalannya webinar ini diikuti oleh jajaran pengurus DPW serta perwakilan daerah, termasuk DPD LDII Kaimana, sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan pemahaman warga mengenai pengelolaan kurban.
Ketua DPW LDII Papua Barat Suroto menambahkan bahwa pelatihan semacam ini sangat krusial untuk memperluas wawasan dan mengasah keterampilan para juru sembelih di daerah. Ia mengingatkan bahwa pelaksanaan kurban tidak hanya sekadar ritual ibadah, tetapi juga memuat tanggung jawab besar dalam menjaga kebersihan dan kesehatan hewan yang akan dibagikan kepada masyarakat.
“Melalui webinar ini, diharapkan para peserta dapat memahami tata cara penyembelihan halal yang benar. Dengan demikian, pelaksanaan ibadah kurban di Papua Barat ke depan bisa semakin berkualitas, aman, dan sesuai syariat,” ujar Suroto.
Oleh: Agus Irawan (contributor) / Riska Sabilah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

