Idul Adha 2026, LDII Banten Sembelih Lebih dari Ribuan Hewan Kurban

Serang (6/8). Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Banten melaksanakan penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Iduladha 1447 H/2026 M yang tersebar di berbagai wilayah kabupaten dan kota di Provinsi Banten.
Berdasarkan data panitia kurban DPW LDII Banten, jumlah hewan kurban yang disembelih mencapai 1.033 ekor sapi, 2 ekor kerbau, dan 1.031 ekor kambing. Pelaksanaan kurban dilakukan di tingkat Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Banten.
Sebelum penyembelihan hewan kurban, warga LDII melaksanakan Salat Iduladha di 90 titik yang tersebar di berbagai wilayah Provinsi Banten.
Ketua DPW LDII Provinsi Banten, Dimo Tono Sumito, mengatakan ibadah kurban memiliki nilai ibadah sekaligus kepedulian sosial kepada masyarakat. “Ibadah kurban memiliki dimensi spiritual sekaligus sosial. Kami menekankan pentingnya ketulusan hati dalam melepas sebagian harta untuk kemudian disalurkan dengan penuh keikhlasan kepada masyarakat. Di tengah dinamika tahun 2026 ini, kami bersyukur semangat berbagi justru semakin menguat di kalangan warga LDII Banten,” ujarnya.
Daging kurban kemudian didistribusikan kepada masyarakat di sekitar lokasi penyembelihan, termasuk lingkungan majelis taklim dan warga sekitar.
Dimo menambahkan, proses penyembelihan hingga distribusi daging dilakukan dengan memperhatikan aspek kebersihan dan kesehatan. Selain itu, penggunaan wadah pembungkus ramah lingkungan juga diterapkan di sejumlah lokasi pemotongan hewan kurban. “Seluruh proses penyembelihan hingga distribusi dilakukan dengan menerapkan standar kebersihan dan kesehatan yang ketat. Selain itu, penggunaan wadah pembungkus ramah lingkungan atau green kurban terus digalakkan di berbagai titik pemotongan sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan,” katanya.
Pelaksanaan kurban tersebut merupakan bagian dari kegiatan Iduladha LDII yang mengusung tema nasional “Ikhlas Berkurban, Ikhlas Berbagi”. Daging kurban dibagikan kepada masyarakat sebagai bagian dari kegiatan sosial pada momentum Hari Raya Iduladha.
Oleh: Bung Pream (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
