MUI Senen Gandeng LDII Gelar Subuh Keliling, Perkuat Ukhuwah Umat

Jakarta (30/5). Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Senen bersama Pimpinan Cabang Lembaga Dakwah Islam Indonesia (PC LDII) menggelar kegiatan Subuh Keliling (SULING) perdana tingkat kecamatan di Masjid Al-Firdaus, Bungur, Jakarta Pusat, Sabtu (16/5).
Kegiatan yang bertujuan memperkuat ukhuwah Islamiyah dan syiar Islam tersebut diawali dengan salat Subuh berjamaah yang diikuti sekitar 100 jamaah. Peserta terdiri dari pengurus MUI, Dewan Masjid Indonesia (DMI), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) se-Kecamatan Senen.
Masjid Al-Firdaus yang berada di bawah naungan PC LDII Kecamatan Senen menjadi tuan rumah pertama dalam program SULING yang rencananya akan digelar secara bergilir di masjid-masjid wilayah Senen.
Ketua DKM Al-Firdaus yang juga Ketua PC LDII Kecamatan Senen, H. Arie Saputra, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan MUI.
“Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat silaturahim serta memperkuat sinergi antarorganisasi Islam, pengurus masjid, dan elemen masyarakat di Kecamatan Senen,” ujarnya.
Kegiatan SULING juga diramaikan oleh puluhan remaja masjid. Sebelum salat Subuh berjamaah, para remaja tersebut mengikuti pengajian semalam suntuk yang diisi dengan kajian praktik ibadah, materi tematik, doa malam, hingga salat Tahajud.
Menurut Arie, keterlibatan generasi muda menjadi momentum penting untuk memperkenalkan ulama dan tokoh agama di lingkungan Kecamatan Senen sekaligus memperkuat pembinaan dan regenerasi.
Sementara itu, Ketua MUI Kecamatan Senen, KH. Ahmad Manshur, dalam tausiyahnya menekankan keutamaan salat Subuh berjamaah sebagai amalan bernilai tinggi yang juga mempererat persaudaraan umat Islam.
Ia juga mengimbau jamaah untuk mulai mempersiapkan ibadah kurban menjelang Idul Adha.
“Kurban adalah wujud ketakwaan, keikhlasan, dan kepedulian sosial dengan meneladani Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Ibadah ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah di tengah masyarakat,” tuturnya.
Di akhir kegiatan, KH. Ahmad Manshur menyampaikan apresiasi kepada LDII dan DKM Al-Firdaus atas dukungan fasilitas sehingga kegiatan perdana SULING dapat berjalan lancar.
Rangkaian acara yang turut diisi pembacaan ayat suci Al-Qur’an tersebut ditutup dengan doa dan ramah tamah antara jamaah dan warga setempat.
Oleh: Cak Aziz01.03 (contributor) / Dita Rahmatia (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
