LDII Tabir Timur Ikut Musyawarah LPTQ dan KUA, Dukung Pemberantasan Buta Aksara Alquran

Merangin (20/4). Untuk meningkatkan syiar Islam sekaligus memberantas buta aksara Al-Qu’ran di kalangan masyarakat, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kecamatan Tabir Timur bersama Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tabir Timur menggelar musyawarah rutin bulanan di aula kantor KUA setempat, Rabu (8/4).

Musyawarah yang dikemas sebagai ajang silaturahmi ini juga bertujuan membangun ukhuwah islamiyah antarpengurus, aparatur kecamatan, dan para tokoh agama.

Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran pengurus LPTQ, Kepala KUA, Camat Tabir Timur, sejumlah dewan hakim Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), serta tokoh agama dari berbagai unsur. LDII diwakili Ustaz Warsan Nurrohim.

Ketua LPTQ Kecamatan Tabir Timur H. Syahdan, menyampaikan harapan agar kegiatan rutin ini dapat menumbuhkan semangat generasi muda dalam memahami dan mendalami Al-Qur’an.

“Saya berharap dengan adanya agenda bulanan ini, generasi bangsa semakin bersemangat memahami dan mendalami isi Al-Qur’an. Sehingga dalam setiap langkah hidupnya, mereka selalu diterangi dengan cahaya Al-Qur’an,” ujar H. Syahdan.

Camat Tabir Timur Raju Andala mengapresiasi langkah konkret LPTQ dan KUA yang terus berkolaborasi untuk kemajuan pendidikan Al-Qur’an di wilayahnya.

“Ini kerja luar biasa. Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini. Harapan saya, sinergitas ini terus berjalan dan saling bekerja sama agar hasil yang dicapai maksimal, terutama bagi masa depan anak-anak kita di Tabir Timur,” kata Raju.

Ustaz Warsan Nurrohim, yang juga bertindak sebagai dewan hakim MTQ kecamatan, menyampaikan dukungan LDII terhadap kegiatan tersebut.

“Kami dari LDII sangat mendukung. Ini bentuk ukhuwah yang nyata. Saling menguatkan demi satu tujuan, yakni memberantas buta aksara Al-Qur’an,” ujar Warsan.

Menutup rangkaian musyawarah, Kepala KUA Muhammad, memberikan pesan tegas bahwa Al-Qur’an harus dihidupkan, khususnya di kalangan generasi penerus bangsa.

“Al-Qur’an harus kita hidup-hidupkan, terutama pada generasi penerus bangsa. Agar mereka tumbuh menjadi manusia yang berakhlak, alim, dan mandiri. Itu cita-cita kita bersama,” pesannya.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Rencananya, musyawarah rutin serupa akan kembali digelar bulan depan dengan agenda evaluasi program pemberantasan buta aksara Al-Qur’an di setiap desa se-Kecamatan Tabir Timur.

 

 

 

Riska Sabilah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.