Mengenal Sosok Dody Taufiq Wijaya, Ketua Umum DPP LDII Periode 2026–2031

——————–

Jakarta (20/4). Dody Taufiq Wijaya, terpilih sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LDII masa bakti 2026–2031 melalui Musyawarah Nasional (Munas) X LDII. Sosoknya mencerminkan perpaduan antara profesionalisme tinggi di dunia bisnis dan komitmen pengabdian dalam organisasi kemasyarakatan berbasis keagamaan.

Perjalanan kariernya dimulai sebagai auditor pemerintah, yang membentuk karakter integritas, disiplin, dan akuntabilitas yang kuat. Pengalaman tersebut menjadi fondasi penting dalam setiap tanggung jawab yang diembannya, baik di sektor publik, dunia korporasi, maupun organisasi kemasyarakatan.

Dody memiliki latar belakang pendidikan yang solid. Ia lulusan Politeknik Keuangan Negara STAN dan melanjutkan studi Master of Commerce di University of New South Wales (UNSW), Australia. Selain itu, ia juga mengikuti program eksekutif di Harvard Business School, yang semakin memperkuat wawasan global dan kemampuannya dalam kepemimpinan bisnis modern.

Sebelum menjabat sebagai Ketua Umum LDII, Dody telah meniti berbagai posisi strategis di dunia korporasi, termasuk di lingkungan Bakrie & Brothers. Pengalamannya di bidang keuangan, manajemen risiko, dan tata kelola perusahaan memberikan nilai tambah signifikan dalam memimpin organisasi.

Dalam menjalankan amanahnya di LDII, Dody mengedepankan prinsip kolaborasi dan inklusivitas. Ia membuka ruang dialog dengan pemerintah, organisasi masyarakat, dan sektor swasta guna memperkuat peran LDII sebagai mitra strategis dalam pembangunan nasional.

Ia juga aktif mendukung pembinaan generasi muda melalui berbagai program, termasuk sebagai Dewan Pembina Satuan Komunitas Nasional Pramuka Sekawan Persada Nusantara (Sakonas SPN). Menurutnya, LDII harus terus melahirkan generasi yang religius, kompeten, dan siap berkontribusi bagi bangsa.

Dody menekankan pentingnya konsolidasi organisasi, peningkatan tata kelola yang transparan, serta program-program yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan sebagai landasan utama.

Dengan pengalaman luas, visi yang jelas, serta komitmen pengabdian yang tinggi, Dody Taufiq Wijaya diharapkan mampu membawa LDII semakin maju, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Indonesia.

 

 

 

Oleh: Bung Pream (contributor) / Riska Sabilah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.