LDII Tanjung Senang Perkuat Pemahaman Qurban dan Haji Lewat Pengajian Akbar

Bandar Lampung (30/4). PC LDII Kecamatan Tanjung Senang menggelar Pengajian Akbar di Masjid Baitul Halim pada Selasa (28/4) malam. Kegiatan ini difokuskan pada persiapan menjelang Idul Adha serta ibadah haji 1447 Hijriah.

Acara yang dimulai pukul 20.00 WIB tersebut dihadiri sekitar 250 warga LDII Tanjung Senang. Panitia menghadirkan dua narasumber, yakni Wakil Ketua DPD LDII Bandar Lampung, Tarmin Abdoellah, dan Johan Wahyudi.

Dalam pemaparannya, Tarmin Abdoellah menekankan pentingnya persiapan matang dalam pelaksanaan ibadah qurban, baik dari sisi finansial maupun pemahaman syariat. Ia mengingatkan warga agar teliti dalam memilih hewan qurban sehingga ibadah yang dijalankan sah secara agama.

“Qurban bukan sekadar menyembelih hewan, melainkan bukti ketakwaan. Kita harus menyiapkan tabungan sejak dini dan memahami kriteria hewan yang sah yakni cukup umur, sehat, tidak cacat, dan disembelih sesuai syariat,” ujarnya.

Ia menambahkan, ketidaktelitian dalam memilih hewan qurban dapat mengurangi nilai ibadah. “Jangan sampai niat ibadah tidak dibarengi dengan ilmu yang benar, sehingga hewan yang dipilih tidak memenuhi syarat,” kata Tarmin.

Sementara itu, Johan Wahyudi mengulas kewajiban ibadah haji bagi umat Islam yang telah mampu (istatho’ah). Ia menjelaskan bahwa kemampuan tidak hanya diukur dari aspek finansial, tetapi juga kondisi fisik dan keamanan perjalanan.

Johan juga membagikan sejumlah kiat agar masyarakat dapat mempersiapkan diri menunaikan ibadah haji, antara lain menjaga kelurusan niat, menabung secara konsisten, meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak doa, serta menjaga kebugaran fisik.

“Haji adalah rukun Islam kelima. Jika sudah mampu secara fisik dan finansial namun sengaja menunda, maka itu berdosa. Bagi yang belum mampu, umrah bisa menjadi langkah awal,” jelasnya.

Ketua PC LDII Tanjung Senang, Tri Sutanto, mengapresiasi antusiasme warga yang menghadiri pengajian tersebut. Ia berharap materi yang disampaikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam mempersiapkan ibadah qurban dan haji.

“Kehadiran 250 peserta ini menunjukkan semangat mencari ilmu yang tinggi. Semoga persiapan qurban tahun ini lebih baik dan semakin banyak warga yang dapat berangkat haji,” ujarnya.

Pengajian akbar ditutup dengan doa bersama untuk kemakmuran bangsa dan kelancaran ibadah umat Islam, serta berakhir pada pukul 21.30 WIB.

 

 

Oleh: Yaumi Maulida Khosy (contributor) / Dita Rahmatia (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.