LDII Kelurahan Paal Merah Gelar Pengajian Ibu-Ibu untuk Perkuat Akhlak dan Ketahanan Keluarga
Kota Baru (13/5). PAC LDII Kelurahan Paal Merah, Kecamatan Kota Baru, kembali menunjukkan komitmennya dalam membina akhlak masyarakat. Pada Sabtu (9/5), sebanyak 20 peserta mengikuti pengajian khusus ibu-ibu yang digelar di Masjid Al-Hamid mulai pukul 18.30 hingga 19.30 WIB.
Dalam kegiatan tersebut, hadir sebagai pemateri Ustaz Puji Aritman yang menyampaikan kajian mendalam mengenai Al-Qur’an Surah An-Nisa ayat 34. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa laki-laki merupakan pemimpin dan pelindung bagi perempuan (istri) karena kelebihan yang Allah berikan serta kewajiban memberikan nafkah.
“Ayat ini mengatur peran penting dalam keluarga, ketaatan istri salehah, hingga langkah-langkah edukatif bagi istri yang nusyuz secara bertahap, mulai dari nasihat, pisah ranjang, hingga tindakan tegas yang tidak menyakitkan sesuai syariat,” jelas Ustaz Puji.
Menutup sesi pengajian, Ketua Takmir Masjid Al-Hamid, Ustaz Qurrota Akyum, menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga hubungan sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Ia mengingatkan jamaah agar menjauhi perilaku negatif yang dapat merusak kerukunan.
“Allah melarang kita saling menghina, berprasangka buruk, mencari-cari kesalahan, dan bergunjing. Ini menjadi rambu penting agar masyarakat tetap damai dan rukun,” tegasnya.
Salah satu tokoh penggerak setempat, Yuyun, menilai pembinaan kaum ibu sangat strategis mengingat peran vital perempuan dalam membangun karakter keluarga. Senada dengan itu, Heni menyebut kegiatan pengajian menjadi sarana efektif untuk memperkuat keimanan sekaligus mempererat silaturahim antarwarga.
“Ibu-ibu adalah pilar ketahanan keluarga. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membekali para wanita dengan ilmu agama yang kokoh dan akhlak yang baik,” ujar Yuyun.
Arini, salah satu peserta, mengaku bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut dan berharap pengajian rutin terus dilaksanakan. “Pengajian seperti ini membuat kami lebih memahami agama dan semakin dekat satu sama lain. Selain menambah ilmu, kegiatan ini juga mempererat hubungan antarwarga,” ungkap Arini.
Oleh: Sholeh (contributor) / FF (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

