Kementan Gelar Sosialisasi Kurban ASUH, LDII Mimika Ikut Berpartisipasi
Mimika (15/6). Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Mimika mengikuti kegiatan Sosialisasi Kurban Sehat, Aman, Higienis, dan Sesuai Syariat yang diselenggarakan Kementerian Pertanian (Kementan) secara hybrid pada Selasa (12/5/2026), menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Ketua DPD LDII Mimika, La Ode Muh Norris Ashara, S.S., mengikuti kegiatan tersebut bersama ratusan peserta lainnya. Tercatat sebanyak 825 peserta mengikuti sosialisasi secara daring melalui Zoom Meeting.
Kegiatan bertema “Sosialisasi Kurban: Kurban Sehat dan Bermanfaat” itu bertujuan mewujudkan pelaksanaan kurban yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH). Peserta yang mengikuti sosialisasi berasal dari kalangan pengurus masjid, panitia kurban, pengelola ZISWAF, juru sembelih halal, penyuluh agama, tenaga teknis, serta masyarakat umum.
Materi yang disampaikan meliputi tata cara penyembelihan hewan kurban sesuai syariat Islam, standar kesehatan hewan, hingga prosedur higienis dalam penanganan daging kurban agar aman dikonsumsi masyarakat.
Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dr. Drh. I Ketut Wirata, M.Si., hadir sebagai keynote speaker. Selain itu, Dr. drh. Supratikno, M.Si., menyampaikan materi mengenai penanganan hewan kurban berdasarkan aspek kesejahteraan hewan. Sementara itu, Med. Medvet. drh. Denny Widaya Lukman, M.Si., memaparkan penanganan daging kurban serta pencegahan kelainan organ pada hewan kurban.
Ketua DPD LDII Mimika, La Ode Muh Norris Ashara, mengatakan kegiatan tersebut memberikan pemahaman mengenai pelaksanaan kurban yang memenuhi ketentuan syariat dan standar kesehatan. “Kami sangat mengapresiasi sosialisasi yang digelar Kementan ini. Kurban bukan hanya ibadah, tetapi juga menyangkut kesehatan dan keselamatan masyarakat. Dengan adanya sosialisasi ini, warga LDII Mimika dapat lebih memahami pentingnya kurban yang sesuai syariat sekaligus memenuhi standar higienis,” ujar Norris.
Sosialisasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta mengenai pelaksanaan kurban yang sesuai syariat serta penerapan standar kesehatan dan higienitas dalam pengelolaan hewan dan daging kurban.
Oleh: S29Mus_SULSEL9.1A_MUSLIMIN_081343923860 (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
