PPM Achmad Basyarie Salurkan Hewan Kurban Hasil Tabungan Mahasiswa untuk Warga Sekitar

Serang (27/5). Mahasiswa Pondok Pesantren Mahasiswa (PPM) Achmad Basyarie menyalurkan hewan kurban hasil program Tabungan Kurban yang dijalankan selama satu tahun penuh. Melalui program patungan tersebut, para mahasiswa berhasil membeli dan menyembelih satu ekor sapi serta dua ekor kambing untuk dibagikan kepada warga sekitar Komplek PPM, Desa Untirta Pakupatan, Kota Serang pada Rabu (27/5/2026) lalu.
Ketua PPM Achmad Basyarie, Kabid Bagaskara, mengatakan program tersebut tidak hanya bertujuan melaksanakan ibadah kurban, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter bagi para mahasiswa. Menurutnya, kegiatan tersebut mengajarkan nilai tanggung jawab, kepedulian sosial, dan semangat berbagi kepada sesama.
“Program ini dilaksanakan tiap tahunnya dan Insya Allah tahun-tahun ke depan kurban dari para santri mahasiswa ini akan terus meningkat. Tujuannya agar manfaatnya juga bisa dirasakan masyarakat sekitar yang membutuhkan,” ujar Kabid Bagaskara.
Daging kurban kemudian didistribusikan kepada warga di lingkungan sekitar PPM Achmad Basyarie. Proses pembagian dilakukan secara door to door untuk memastikan bantuan dapat diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari warga penerima manfaat.
Ketua DPD LDII Kota Serang, Fajar Syiamu, mengapresiasi inisiatif para santri mahasiswa PPM yang konsisten menjalankan program tabungan kurban. Menurutnya, kegiatan tersebut mencerminkan keberhasilan pembinaan generasi muda dalam menanamkan nilai keagamaan sekaligus kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Program tabungan kurban ini merupakan bentuk pendidikan karakter yang sangat baik. Mahasiswa tidak hanya belajar menabung dan beribadah, tetapi juga belajar berbagi serta memahami pentingnya kepedulian terhadap sesama,” ujar Fajar.
Ia menambahkan, PPM Achmad Basyarie sebagai pondok pesantren mahasiswa di bawah naungan LDII memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang berakhlak mulia, mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat. ” Melalui kegiatan kurban ini, kami berharap dapat menjadi sarana untuk mengimplementasikan nilai luhur tersebut,” tutupnya.
PPM Achmad Basyarie merupakan pondok pesantren yang membina mahasiswa dalam menempuh pendidikan tinggi sekaligus memperdalam ilmu agama. Melalui berbagai kegiatan pembinaan, para mahasiswa dipersiapkan menjadi calon mubaligh dan mubalighat yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kepekaan sosial dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan kurban tersebut menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa PPM Achmad Basyarie dalam membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar. Melalui semangat gotong royong, keikhlasan, dan kepedulian sosial, para mahasiswa menunjukkan bahwa pembinaan generasi muda dapat berjalan selaras dengan upaya memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat luas.
Oleh: Bung Pream (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
