Terima Kunjungan BINDA Lampung, LDII Paparkan Program Pengabdian untuk Bangsa

Bandar Lampung (24/5) — Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Lampung menerima kunjungan silaturahim dari perwakilan Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Lampung, Kapten (Sus) Bagus, di Sekretariat DPW LDII Lampung, Sabtu (23/5/2026) lalu. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai upaya memperkuat sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan keagamaan.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua DPW LDII Lampung, H. Heri Sensustadi, memaparkan berbagai program dan peran aktif warga LDII di Provinsi Lampung.
Ia menjelaskan bahwa LDII berkomitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui implementasi “8 Bidang Pengabdian LDII untuk Bangsa”, dengan bidang kebangsaan sebagai salah satu prioritas utama.
“Amanah Rakernas LDII tahun 2023 dan Munas 2026 kemarin semakin memperkuat peran pengabdian LDII yang seiringan dengan Astacita Pemerintahan Presiden Prabowo, utamanya dalam hal wawasan kebangsaan dan cinta tanah air, LDII berfokus dalam memperkuat impelementasi nilai nilai Ideoligi pancasila dalam kehidupan bermasyarakat,” ucapnya.
Ia menambahkan pembinaan umat dan generasi muda terus dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai sarana, seperti pondok pesantren, lembaga pendidikan formal, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), hingga majelis taklim. Pembinaan tersebut diperkuat dengan penanaman 29 karakter luhur yang bertujuan membentuk generasi berakhlak mulia, mandiri, dan memiliki rasa cinta tanah air.
“LDII berupaya membangun generasi yang tidak hanya memahami nilai-nilai keagamaan, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan yang kuat sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan negara,” ujar Heri.
Sementara itu, Sekretaris DPW LDII Lampung, Ahmat Nurdin, menjelaskan bahwa seluruh program organisasi dijalankan dengan semangat “Profesional Religius”. Menurutnya, konsep tersebut bertujuan menciptakan sumber daya manusia yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan keterampilan, sekaligus memiliki moralitas dan ketaatan beribadah yang baik.
“Seluruh program LDII bermuara pada tiga pilar utama, yakni karya, kontribusi, dan komunikasi untuk umat dan bangsa,” kata Ahmat.
Ia menambahkan, berbagai program yang dijalankan LDII diarahkan agar mampu memberikan manfaat nyata dan menjawab kebutuhan masyarakat.
Menanggapi paparan tersebut, Kapten (Sus) Bagus mengapresiasi kontribusi LDII dalam mendukung program pemerintah serta menjaga kondusivitas kehidupan bermasyarakat di Provinsi Lampung.
“Saya kira peran organisasi kemasyarakatan keagamaan ini sangat penting dalam membangun persatuan dan memperkuat ketahanan sosial di tengah masyarakat,” Katanya.
Ia berharap sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan organisasi kemasyarakatan seperti LDII dapat terus ditingkatkan.
“Dengan kolaborasi yang baik, berbagai elemen masyarakat seperti LDII diharapkan mampu bersama-sama mewujudkan kehidupan yang harmonis, aman, dan sejahtera di Provinsi Lampung,” tambahnya.
Kedatangan Kapten (Sus) Bagus disambut oleh jajaran pengurus harian DPW LDII Lampung, di antaranya Wakil Ketua H. Heri Sensustadi, Dewan Penasihat KH. Narso, Sekretaris Ahmat Nurdin, serta Ketua Biro Pemuda, Komunitas, Olahraga, Seni, dan Budaya (PKOSB) Sukadi.
Pertemuan dimanfaatkan untuk bertukar informasi mengenai program pembinaan masyarakat dan kontribusi organisasi dalam mendukung pembangunan daerah.
Oleh: Ahmat Nurdin (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
