Festival Anak Saleh LDII Kota Tangerang Tekankan Pembentukan Karakter Menuju Indonesia Emas 2045

Tangerang (2/1). Asisten Daerah I Pemerintah Provinsi Banten Komarudin, menegaskan pentingnya pembangunan karakter anak sejak dini di tengah derasnya arus disrupsi informasi. Hal tersebut dinilai krusial dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Pernyataan itu disampaikan Komarudin saat menghadiri Festival Anak Saleh (FAS) 2025 yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Tangerang di Gedung Serba Guna SMP Al Furqon Boarding School, Kecamatan Karawaci, Minggu (23/11).

“Persoalan karakter menjadi perhatian utama Gubernur Banten di bidang pendidikan. Karena itu, penguatan karakter harus dilakukan bersama-sama dengan menolak segala bentuk kekerasan, perundungan, serta intoleransi atau radikalisme di lingkungan sekolah dan pergaulan anak,” ujar Komarudin.

Ia menjelaskan, terdapat tiga konsep utama dalam mendidik anak agar tumbuh menjadi pribadi yang saleh dan berkarakter. “Pertama adalah konsep ketuhanan, yakni mengajarkan siapa Tuhan yang patut disembah. Kedua, konsep kemanusiaan, yaitu mengajarkan kewajiban sebagai manusia serta batasan antara laki-laki dan perempuan,” jelasnya.

“Konsep ketiga adalah akhlak, yakni bagaimana Rasulullah SAW berakhlak kepada sesama manusia, para sahabat, bahkan kepada binatang,” imbuhnya.

Ketua DPD LDII Kota Tangerang Muhammadiah, menyampaikan bahwa Festival Anak Saleh merupakan bagian dari upaya pembinaan generasi penerus melalui penanaman 29 karakter luhur yang menjadi pedoman LDII. “Tujuan utama kegiatan ini adalah agar 29 karakter luhur tidak hanya dipahami oleh generasi penerus, tetapi juga menjadi pegangan hidup seluruh warga LDII,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa implementasi karakter luhur harus diawali dengan ketaatan kepada perintah Allah SWT. “Jika kita ingin menjalankan program LDII berupa 29 karakter luhur, maka terlebih dahulu kita harus mampu menetapi perintah Allah,” ujarnya.

“Di mana pun berada, warga LDII hendaknya membiasakan diri mengamalkan 29 karakter luhur dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Festival Anak Saleh 2025 ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Tangerang Sachrudin. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak. “Anak saleh adalah tabungan kita dan amal jariyah. Karena itu, orang tua wajib mendidik anak-anaknya agar menjadi anak yang saleh,” tuturnya.

Mengusung tema “Mewujudkan Generasi Unggul dengan 29 Karakter Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi keluarga, lingkungan, dan lembaga pendidikan dalam membentuk generasi muda yang berakhlak, berkarakter, dan berdaya saing.

Oleh: Bung Pream (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng

Leave a Reply

Your email address will not be published.