Senkom Gunungkidul Perkuat Pengamanan Festival FORSGI DIY 2025

——————–

Gunungkidul (17/1). Dalam rangka menyukseskan gelaran Festival Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (FORSGI) DIY 2025, Senkom Mitra Polri Kabupaten Gunungkidul mengirimkan personel untuk memperkuat pengamanan kegiatan yang berlangsung di Stadion Handayani, Wonosari, Gunungkidul, Sabtu (11/10).

Pengiriman personel tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolres Gunungkidul, Miharni Hanapi, yang menekankan pentingnya penyelenggaraan Festival FORSGI DIY berjalan aman, tertib, dan kondusif. Senkom Gunungkidul bersinergi dengan jajaran kepolisian serta panitia penyelenggara guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar.

Ketua Senkom Gunungkidul, Amperaharjo, menjelaskan bahwa keterlibatan personelnya bertujuan mendukung kelancaran serta keamanan festival. “Kami menindaklanjuti arahan Kapolres Gunungkidul untuk mendukung pengamanan acara ini. Kami siap bersinergi dengan aparat kepolisian dan panitia penyelenggara untuk menjaga kondusivitas selama festival berlangsung,” ujarnya.

Selain menurunkan personel pengamanan, Amperaharjo juga turut hadir dalam acara pembukaan Festival FORSGI DIY 2025. Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya festival yang dinilai mampu menjadi wadah pembinaan olahraga sekaligus mempererat persatuan generasi muda. “Kehadiran kami tidak hanya untuk pengamanan, tapi juga untuk mendukung semangat olahraga dan persatuan di kalangan generasi muda,” katanya.

Festival FORSGI DIY 2025 diharapkan menjadi ajang strategis dalam mengembangkan bakat sepak bola usia dini dan remaja, sekaligus memperkuat persatuan antarklub sepak bola di Daerah Istimewa Yogyakarta. Dengan dukungan pengamanan yang optimal, peserta, ofisial, dan penonton dapat mengikuti kegiatan dengan rasa aman dan nyaman.

Melalui sinergi antara Senkom Mitra Polri, kepolisian, panitia, dan masyarakat, Festival FORSGI DIY 2025 diharapkan tidak hanya berlangsung sukses dan tertib, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pembinaan sepak bola generasi muda serta memperkuat kolaborasi lintas sektor di wilayah DIY.

 

 

 

Oleh: Supardo Kayat (contributor) / Riska Sabilah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng

Leave a Reply

Your email address will not be published.