LDII Papua Barat Koordinasi dengan RRI Manokwari untuk Isi Kultum Jelang Berbuka

Manokwari (24/1). Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, pengurus Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Papua Barat melakukan kunjungan koordinasi ke Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Manokwari, Selasa (20/1). Kunjungan berlangsung di Kantor RRI Manokwari, Jalan Merdeka No. 65.

Dalam pertemuan tersebut, pengurus LDII menyampaikan kesiapan untuk kembali berkontribusi dalam mengisi materi pengantar berbuka puasa atau kultum Ramadan, sebagaimana yang telah berjalan pada tahun-tahun sebelumnya. Beberapa dai dan ulama LDII diharapkan dapat mengisi program siraman rohani menjelang waktu berbuka puasa melalui siaran RRI.

“Kami berharap LDII dapat kembali dilibatkan untuk mengisi kultum jelang berbuka puasa, seperti yang telah terlaksana pada Ramadan sebelumnya,” ujar Ketua LDII Papua Barat, Suroto dalam pertemuan tersebut.

Menanggapi hal itu, Ketua Tim Layanan dan Pengembangan Usaha RRI Manokwari, Nilawaty Iriani menyambut baik kunjungan dan inisiatif LDII Papua Barat. Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian serta kontribusi LDII terhadap program-program keagamaan RRI Manokwari. “Kami mengucapkan terima kasih atas silaturahim dan perhatian LDII terhadap program siaran RRI. Terkait kultum Ramadan, kami akan menyesuaikan dengan jadwal program siraman rohani yang ada dan segera menginformasikannya kembali,” jelasnya.

Sebagai penutup pertemuan, pengurus LDII Papua Barat menyerahkan Majalah Nuansa Persada edisi terbaru serta kalender duduk LDII 2026 kepada pimpinan LPP RRI Manokwari sebagai bentuk apresiasi dan komitmen menjaga hubungan baik. Kalender duduk juga diserahkan untuk sejumlah wartawan RRI, baik studio maupun lapangan, di antaranya Lantimi dan Patti Elwarin, yang diterima melalui Nilawaty Iriani.

Melalui koordinasi ini, LDII Papua Barat berharap sinergi dengan RRI Manokwari terus terjalin, khususnya dalam menghadirkan siaran-siaran keagamaan yang menyejukkan dan bermanfaat bagi masyarakat selama bulan suci Ramadan.

Oleh: Agus Irawan (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.