Tausiyah Ba’da Jumat di Masjid Nurridwan, Tekankan Kepedulian Sosial Jamaah

Purwakarta (24/1). Kepedulian terhadap sesama menjadi pokok pesan dalam tausiyah ba’da Salat Jumat yang disampaikan Jojo Suwarjo Kaspan di Masjid Nurridwan, PAC LDII Ciseureuh, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (23/1).
Dalam tausiyahnya, Jojo menegaskan bahwa kesempurnaan iman seorang muslim tidak hanya tercermin dari ibadah ritual, tetapi juga dari kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya, empati dan perhatian kepada sesama merupakan wujud nyata dari iman yang hidup. “Sudahkah kita peduli dengan saudara kita? Apakah mereka sakit, apakah mereka sudah makan hari ini?” ujar Jojo di hadapan warga.
Ia mengisahkan keteladanan Umar bin Khattab r.a. yang dikenal kerap berkeliling pada malam hari untuk memastikan kondisi rakyatnya. Dalam salah satu kisah, Umar mendapati seorang ibu yang berpura-pura memasak batu demi menenangkan anaknya yang kelaparan. “Umar bin Khattab tidak ingin merasa kenyang sementara ada rakyatnya yang kelaparan. Ini teladan besar bagi kita semua,” katanya.
Jojo juga menyoroti realitas sosial masa kini, di mana sebagian masyarakat dapat dengan mudah memilih makanan, sementara sebagian lainnya masih berjuang untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. Menurutnya, kondisi tersebut menjadi ujian bagi keimanan dan kepekaan sosial umat Islam.
Menutup tausiyahnya, Jojo mengingatkan warga akan keistimewaan hari Jumat yang berkaitan dengan peristiwa hari kiamat. Ia menjelaskan adanya kiamat sughra, yakni kematian setiap manusia, serta kiamat kubra, kehancuran seluruh alam semesta. “Kiamat sughra bisa datang kapan saja. Pertanyaannya, apakah kita sudah mempersiapkan bekalnya?” tuturnya.
Ia menekankan bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan bagian dari amal saleh yang akan menjadi bekal menghadapi kematian dan kehidupan akhirat. Tausiyah tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran jamaah untuk terus meningkatkan empati, saling menolong, dan mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Oleh: KG Ing Suro (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
