Sukseskan Ramadan 1447 H, PPG Programkan Jadwal dan Materi Ajar bagi Generus Usia SD–SMA

Manokwari (13/2). Menyambut datangnya Ramadan 1447 H yang tinggal menghitung hari, Pokja Penggerak Pembina Generus (PPG) di bawah Bidang Pendidikan Keagamaan dan Dakwah (PKD) DPD LDII Kabupaten Manokwari menggelar rapat kerja pada Selasa (10/2) atau 22 Syaban 1447 H. Rapat tersebut membahas program pembinaan generasi penerus (Generus) selama bulan suci Ramadan.
Ramadan merupakan bulan ke-9 dalam kalender Hijriah yang memiliki keutamaan dan keberkahan bagi umat Islam. Pada bulan tersebut, umat Muslim diwajibkan berpuasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari serta meningkatkan kualitas ibadah dan ketakwaan.
Ketua Pokja PPG Manokwari, Erick Yuniardi, melaporkan bahwa pihaknya telah memprogramkan sejumlah agenda kegiatan pembinaan bagi generus sesuai jenjang usia. “PPG memprogramkan beberapa agenda kegiatan bagi anak-anak generasi penerus bangsa dengan materi-materi sesuai tingkatannya,” ujarnya.
Untuk usia SMP hingga SMA, kegiatan difokuskan pada pemangkulan Al-Qur’an makna dan keterangan yang dilaksanakan setelah salat Asar hingga menjelang Magrib, dilanjutkan dengan buka puasa bersama. Materi akan disampaikan secara hybrid dari Pondok Wali Barokah Kediri. Setelah itu, peserta mengikuti salat Tarawih dan tadarus hingga khatam bacaan Al-Qur’an.
Sementara itu, untuk usia TK hingga SD, kegiatan dilaksanakan setelah salat Tarawih berjamaah. Materi meliputi Al-Qur’an dan Al-Hadis serta penguatan 29 Karakter Luhur, seperti hafalan doa-doa harian, bacaan Al-Qur’an, dan pembiasaan adab dalam kehidupan sehari-hari.
Erick menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan tersebut akan dipantau oleh orang tua masing-masing dan dievaluasi setiap akhir pekan guna memastikan konsistensi pelaksanaan.
Dalam kesempatan tersebut, salah satu unsur dewan penasihat yang hadir mendampingi rapat kerja, Agus Irawan, mengingatkan pentingnya peran orang tua dalam mendampingi anak selama Ramadan. “Bukan saja berharap dari dewan guru yang waktu bersama peserta didik sangatlah sedikit, akan tetapi tugas utama itu pada orang tua, utamanya peran ayah. Kebanyakan kita di awal Ramadan semangat, namun menjelang pertengahan dan akhir Ramadan semakin kendor. Hal ini akan berdampak pada karakter anak yang kurang baik, sebagaimana pribahasa mengatakan buah jatuh tidak jauh dari pohonnya,” jelas Agus.
Melalui program tersebut, PPG berharap generus dapat memanfaatkan momentum Ramadan 1447 H untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat karakter luhur, serta menumbuhkan kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari.
Oleh: Agus Irawan (contributor) / Riska Sabilah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
