Malam Minggu Yang Seru Di Masjid Baitul Mustofa

Foto Bersama Setelah Kegiatan (FOTO : Lines)

Bontang (14/2). PC LDII Bontang Barat menghelat Komunikasi yang efektif antara remaja dan orang tua sangat krusial dalam membangun hubungan yang sehat, mendukung perkembangan emosional, serta mencegah kenakalan remaja. Komunikasi yang baik menciptakan ruang aman bagi remaja untuk mengekspresikan diri, meningkatkan kepercayaan diri, serta membantu mereka memahami nilai-nilai moral dan batasan perilaku. Kegiatan ini di laksanakan pada Sabtu (14/2), di Masjid Baitul Musthofa, Kelurahan Telihan, Bontang Barat.

LDII yang sangat konsen terhadap pembinaan generasi penerus secara aktif mengangkat isu tersebut melalui berbagai kegiatan, salah satunya dalam bentuk penyuluhan bagi remaja dengan menghadirkan narasumber dari internal maupun eksternal.

Menyikapi pentingnya komunikasi dalam keluarga, PC LDII Bontang Barat menggandeng BKR Wilis Sejahtera untuk menyelenggarakan sesi edukasi Parenting Skills bertema “Komunikasi Efektif Orang Tua dengan Remaja (Birrul Walidayn di Usia Remaja)”. Kegiatan ini diikuti oleh remaja LDII se-Kecamatan Bontang Barat dan dilaksanakan di Masjid Baitul Musthofa, Jalan Soekarno Hatta RT 26, Gunung Telihan, pada Sabtu, 14 Februari 2026.

Narasumber, Bu Riesta, menyampaikan berbagai manfaat yang dapat diperoleh melalui komunikasi efektif antara orang tua dan anak. Menurutnya, anak belajar berkomunikasi dari apa yang dicontohkan orang tuanya.

“Dengan komunikasi yang efektif, anak merasa didengarkan dan dipahami sehingga tumbuh penilaian positif terhadap dirinya. Hal ini dapat meningkatkan rasa percaya diri. Sebaliknya, komunikasi yang tidak efektif akan menimbulkan perasaan tidak berharga, tidak penting, dan tidak dipahami. Anak pun dapat memandang orang tua sebagai sosok yang tidak mampu membantu dan tidak dapat dipercaya,” papar Riesta.

Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Mereka mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian. Momen yang paling berkesan hadir pada sesi refleksi bersama remaja. Para peserta menuliskan curahan perasaan, pengalaman, serta pertanyaan tentang hubungan mereka dengan orang tua secara anonim. Suasana terasa hangat dan penuh empati.

Banyak senyum dan anggukan yang muncul, disertai rasa lega karena menyadari bahwa mereka tidak sendirian dalam menghadapi dinamika hubungan dengan orang tua. “Saya merasa bisa mencurahkan isi hati dengan bebas dan jujur,” tutur salah satu peserta yang enggan disebutkan namanya.

Sementara itu, Ketua Bidang Dakwah, Ustaz Machmud Tulus, dalam sambutan penutupan menyampaikan apresiasi kepada BKR Wilis Sejahtera serta jajaran pengurus PC LDII Bontang Barat atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi remaja. Terkadang tanpa kita sadari, anak-anak cenderung tertutup kepada orang tuanya. Akibatnya, keinginan, harapan, dan cita-cita anak bisa berbenturan dengan harapan orang tua karena kurangnya komunikasi,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang lebih terbuka dan harmonis antara remaja dan orang tua, sehingga tercipta keluarga yang lebih kuat dan saling memahami.

Leave a Reply

Your email address will not be published.