Terpilih Aklamasi, Suhartono Pimpin Kembali LDII Mojokerto 2026–2031

Mojokerto (22/2). Musyawarah Daerah (Musda) ke-10 Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kota Mojokerto menetapkan kembali H. Suhartono sebagai Ketua DPD LDII Kota Mojokerto periode 2026–2031. Penetapan dilakukan secara aklamasi dalam sidang Musda yang digelar pada Minggu (1/2).

Dalam sambutan pembuka, Suhartono menyampaikan harapannya agar Musda menghasilkan keputusan yang selaras dengan arah pembangunan daerah. “Kami berharap Musda ini dapat melahirkan keputusan-keputusan yang sejalan dengan program dan kebijakan Pemerintah Kota Mojokerto,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga proses demokrasi internal organisasi agar berjalan sesuai mekanisme. “Musda adalah bagian dari pesta demokrasi organisasi. Prosesnya harus berjalan tertib, demokratis, dan sesuai aturan,” tambahnya.

Musda ke-10 LDII Kota Mojokerto berlangsung di Gedung Serbaguna Budi Utomo, kompleks Masjid Al-Hikmah, Jalan Raya Surodinawan, Kota Mojokerto. Kegiatan tersebut diikuti jajaran pengurus DPD LDII Kota Mojokerto periode 2021–2026, ketua dan sekretaris PC LDII se-Kota Mojokerto, ketua PAC LDII, serta pimpinan dan pengasuh pondok pesantren di bawah naungan LDII Kota Mojokerto.

Musda juga dihadiri unsur pemerintah dan tokoh lintas organisasi, antara lain perwakilan Wali Kota Mojokerto yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Heriana Dodik Murtono, perwakilan Kodim 0815 Mojokerto, perwakilan Polres Mojokerto Kota, Badan Kesbangpol Kota Mojokerto, Majelis Ulama Indonesia (MUI), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), anggota DPRD Kota Mojokerto, pimpinan Muhammadiyah, NU, Persinas ASAD, serta Senkom Mitra Polri.

Dari unsur wilayah, Musda dihadiri jajaran DPW LDII Jawa Timur, di antaranya Moch. Amrodji Konawi, Bambang Raditya Purnomo, Moch. Fauzan dan Abdul Muis Zuhri.

Ketua DPW LDII Jawa Timur dalam arahannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Musda menunjukkan berjalannya roda organisasi sesuai ketentuan. “Musda ini menandakan LDII Kota Mojokerto menjalankan tata kelola organisasi dengan baik dan sehat,” ujarnya.

Dalam sidang pleno, seluruh PC LDII se-Kota Mojokerto menerima laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2021–2026. Sidang kemudian secara bulat mencalonkan dan menetapkan kembali H. Suhartono sebagai ketua untuk lima tahun mendatang.

Pada sambutan perdananya setelah terpilih, H. Suhartono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung jalannya organisasi. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus dan warga LDII yang telah bekerja bersama selama lima tahun terakhir. Tanpa dukungan semua pihak, organisasi ini tidak akan berjalan dengan baik,” ucapnya.

Ia juga mengajak jajaran pengurus untuk memperkuat sinergi dan kerja sama ke depan. “Ke depan, saya berharap kita bisa saling mendukung dan bekerja sama agar program-program LDII dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Musda ke-10 LDII Kota Mojokerto mengusung tema “Penguatan SDM Profesional Religius Menuju Kota Mojokerto yang Maju, Berdaya Saing, Berkarakter, Sejahtera, dan Berkelanjutan.” Tema tersebut menjadi dasar perumusan arah kebijakan organisasi periode 2026–2031.

Rangkaian kegiatan Musda diawali dengan pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Mojokerto yang diikuti sekitar 150 peserta.

 

Oleh: adi kurniawan (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.