LDII Papua Barat Ajak Warga Raih Lima Sukses Ramadan

Manokwari (14/3). Dewan Penasihat Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Papua Barat menggelar kegiatan Safari Ramadan 1447 H yang dipusatkan di Masjid Al-Mubarok Fanindi, Manokwari, Rabu (11/3).
Pembukaan kegiatan Safari Ramadan dilakukan oleh Abdul Azis. Dalam sambutannya, ia mengingatkan warga bahwa Ramadan telah memasuki sepuluh malam terakhir yang memiliki keutamaan besar.
“Malam ini kita sudah memasuki malam-malam Lailatul Qadar. Karena itu, mari kita lebih semangat meningkatkan ibadah dan jangan lupa menunaikan zakat,” ujarnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tadarus Al-Qur’an yang dipimpin oleh H. Ilham Rusdi. Ia mengingatkan warga agar senantiasa menjaga niat dalam beribadah. “Kita harus menjaga niat bahwa semua ibadah yang kita lakukan semata-mata karena Allah SWT,” tuturnya.
Pada sesi nasihat agama, Dewan Penasihat LDII Papua Barat, Kyai Kuatman, mengajak warga untuk mensyukuri kesehatan yang diberikan Allah sehingga dapat memaksimalkan ibadah di bulan Ramadan.
“Ramadan adalah bulan yang sangat dinanti. Jangan sampai kita menyia-nyiakan kesempatan ini dengan berbagai alasan, karena belum tentu kita bisa bertemu pada Ramadan berikutnya,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa kehidupan dunia bersifat sementara sehingga umat Islam perlu mempersiapkan diri untuk kehidupan akhirat. “Apapun profesi kita, jangan dijadikan alasan untuk melemahkan keimanan, karena pada akhirnya kehidupan manusia bermuara pada surga atau neraka,” tegasnya.
Di akhir kegiatan, warga diingatkan untuk bersemangat meraih lima sukses Ramadan, yaitu sukses menjalankan ibadah puasa, sukses melaksanakan salat tarawih, sukses membaca Al-Qur’an atau tadarus, sukses meraih malam Lailatul Qadar, serta sukses menunaikan zakat.
Kegiatan tersebut sebelumnya juga telah dilaksanakan di beberapa masjid lainnya, yaitu Masjid Sabilla Rosyad di Distrik Masni, Masjid Al-Ikhlas di Distrik Aimasi, dan Masjid Baitul Izza di Distrik Prafi.
Melalui kegiatan Safari Ramadan tersebut diharapkan dapat mempererat silaturahmi serta meningkatkan semangat ibadah warga, khususnya pada sepuluh malam terakhir Ramadan.
Oleh: Agus Irawan (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
