Tanamkan Karakter Mandiri dan Religius Sejak Dini, Sako SPN Kota Bekasi Gelar Ekspert 2025

Bekasi (7/7). Satuan Komunitas Sekawan Persada Nusantara (Sako SPN) Kota Bekasi kembali menggelar kegiatan Ekspedisi Pembentukan Karakter (Ekspert) sebagai upaya membentuk generasi muda yang mandiri, disiplin, dan berkarakter Islami. Kegiatan berlangsung pada 28–29 Juni 2025, di halaman Masjid Baitussalaam, Bekasi.
Ekspert 2025 dikemas dalam bentuk Perkemahan Sabtu–Minggu (Persami) tersebut, diikuti oleh 62 peserta yang merupakan siswa-siswi sekolah dasar kelas 3 hingga kelas 6. Kegiatan ini bertujuan membina karakter melalui pendekatan kepramukaan yang dipadukan dengan nilai-nilai religius.
Acara dibuka oleh Ketua Sako Cabang Pramuka Kota Bekasi, Aswin Djuanda, serta dihadiri pengurus Masjid Baitussalaam, yakni Dewan Pembina DKM, Ali Masro dan Ketua DKM, Indra Purna W.
Ketua pelaksana kegiatan, Adam Ahmad Alamsyah, menjelaskan bahwa Ekspert dirancang untuk membentuk jiwa kemandirian, kepemimpinan, dan kekompakan peserta dalam suasana penuh kebersamaan dengan nuansa keislaman.
“Melalui pendekatan kepramukaan, peserta dilatih kerja sama tim, disiplin, dan tanggung jawab. Mereka juga dibiasakan menjalankan ibadah seperti salat berjamaah, tahajud, serta mengikuti tausiah dari pengurus DKM sebagai bagian dari pembentukan karakter religius,” ungkap Adam.
Dalam sambutannya, Aswin Djuanda mengapresiasi terselenggaranya Ekspert 2025. Ia menyebut kegiatan ini sebagai wujud konkret pembinaan karakter generasi muda di tengah tantangan era digital.
“Ini kegiatan luar biasa. Anak-anak diajak berinteraksi langsung, belajar empati, kerja tim, dan mengasah kepemimpinan. Yang paling penting, mereka bisa beristirahat sejenak dari ketergantungan pada gawai,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan serupa terus digalakkan untuk mencetak generasi penerus yang tangguh, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan zaman.
Sepanjang kegiatan, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka aktif mengikuti seluruh rangkaian acara, baik kegiatan fisik maupun spiritual, dalam suasana yang penuh semangat dan kebersamaan.
Oleh: ananto (contributor) / Riska Sabilah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng
