Perkuat Silaturrahim dan Ukhuwah Islamiyah, Pengajian Umum LDII Luwu Timur Dihadiri Ratusan Warga

Luwu Timur (1/2). Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Luwu Timur menggelar Pengajian Umum yang dihadiri sekitar 600 warga LDII di Masjid Baitul A’la, Dusun Pabeta, Desa Manurung, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Minggu (25/1).

Sekretaris DPD LDII Kabupaten Luwu Timur, Basruddin, dalam sambutannya menegaskan bahwa silaturrahim dan kebersamaan merupakan fondasi utama dalam membangun masyarakat yang harmonis dan religius, terutama di tengah arus modernisasi yang semakin cepat. “Kebersamaan dan silaturrahim adalah pondasi utama untuk menciptakan masyarakat yang harmonis. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memperkuat kesadaran ukhuwah Islamiyah serta membangun kekuatan spiritual yang kokoh di tengah warga LDII,” ujarnya.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan pengajian tafsir Al-Qur’an yang disampaikan oleh Ustadz Mujianto. Dalam pemaparannya, ia mengulas Surah Al-Hujurat ayat 10 yang menegaskan bahwa sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara dan diperintahkan untuk saling mendamaikan serta bertakwa kepada Allah SWT.

Menurut Ustadz Mujianto, silaturrahim memiliki banyak keutamaan, di antaranya dilapangkannya rezeki, dipanjangkannya umur, serta dihapuskannya dosa. Ia mengutip sabda Rasulullah SAW, “Barangsiapa yang senang agar dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturrahim” (HR. Bukhari). Ia juga menambahkan bahwa ukhuwah Islamiyah dapat memperkuat ikatan persaudaraan melalui sikap saling memaafkan dan menebarkan kasih sayang.

Memasuki sesi berikutnya, Ustadz Ramdi menyampaikan materi tafsir Al-Hadits. Ia mengingatkan pentingnya memahami hadits Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman hidup umat Islam yang tidak terpisahkan dari Al-Qur’an. Dalam tausiyahnya, ia mengutip hadits riwayat Abdullah bin Mas’ud tentang dahsyatnya neraka Jahannam sebagai peringatan agar umat Islam senantiasa meningkatkan iman dan ketakwaan. “Hadits berfungsi sebagai penjelas Al-Qur’an, baik berupa kabar gembira tentang surga maupun peringatan tentang siksa neraka. Tanpa memahami hadits dengan baik, kita akan kehilangan banyak pelajaran hidup,” jelasnya.

Mengakhiri rangkaian pengajian, Dewan Penasihat DPD LDII Kabupaten Luwu Timur, Abd. Qodir Sanusi, menyampaikan nasihat agama yang menekankan keseimbangan hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia. “Sebagai umat Islam, kita harus menjaga hubungan dengan Allah melalui ibadah yang benar berdasarkan Al-Qur’an, Al-Hadits, dan ijma ulama, serta memperkuat hubungan sosial dengan menebarkan kasih sayang, saling menghormati, dan meningkatkan ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, serta ukhuwah basyariyah,” tuturnya.

Pengajian umum ini diharapkan menjadi momentum penguatan nilai keislaman dan persaudaraan, sekaligus mendorong kontribusi positif warga LDII dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang damai dan harmonis di Kabupaten Luwu Timur.

Oleh: Mujahidin (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

Leave a Reply

Your email address will not be published.