Perkuat Sinergi Lintas Sektor, LDII Pasangkayu Gelar Sarasehan Nasionalisme

Pasangkayu (1/2). Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kabupaten Pasangkayu menggelar sarasehan bertajuk “Nasionalisme serta Peran Dakwah LDII untuk Masyarakat” pada Rabu (28/1). Kegiatan yang berlangsung di Dapur Tandjoeng Pasangkayu ini dihadiri unsur pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta berbagai organisasi kemasyarakatan dan keagamaan.

Ketua DPD LDII Kabupaten Pasangkayu Lukman Efendi, dalam sambutannya memaparkan delapan program prioritas jangka panjang LDII hasil Rakernas LDII 2018. Program tersebut meliputi bidang wawasan kebangsaan, dakwah, pendidikan, ekonomi, kesehatan, pertanian dan lingkungan hidup, pengembangan teknologi 4.0, serta energi baru terbarukan. “Seluruh program LDII kami jalankan sejalan dengan nilai Pancasila, UUD 1945, dan semangat persatuan bangsa. Dakwah bagi kami bukan hanya soal ibadah, tetapi juga kontribusi nyata untuk masyarakat dan negara,” ujarnya.

Sekretaris PCNU Kabupaten Pasangkayu sekaligus pimpinan Pondok Pesantren Toriqul Ulum, Malik, mengapresiasi perkembangan LDII di Pasangkayu yang dinilainya semakin terbuka dan inklusif. “Kami melihat LDII di Pasangkayu semakin inklusif. Kehadiran pengurus LDII dalam berbagai kegiatan bersama NU, seperti istighosah dan penyantunan anak yatim, menunjukkan semangat ukhuwah yang patut diapresiasi,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pasangkayu Jabbarudin Rowar, menilai LDII sebagai salah satu ormas yang aktif dalam dakwah dan pengajian. Ia juga menyoroti kedisiplinan dan kebersihan yang menjadi ciri kegiatan LDII. “LDII termasuk organisasi yang tertib dan disiplin. Kebersihan dalam setiap kegiatannya bisa menjadi contoh bagi ormas lain,” ujarnya.

Dalam sesi dialog, cendekiawan muda Nahdlatul Ulama (NU) Ahmad Ali menjelaskan bahwa praktik ibadah yang dijalankan LDII memiliki dasar dalam khazanah fikih Islam. Ia menekankan pentingnya melihat perubahan dan sikap keterbukaan LDII saat ini. “Perbedaan praktik ibadah adalah bagian dari kekayaan fikih. Yang penting adalah melihat perubahan positif LDII hari ini yang semakin terbuka dan inklusif dalam kehidupan bermasyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, meski masih terdapat tantangan di beberapa wilayah, hal tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi pengurus LDII untuk terus meningkatkan peran dan kontribusinya sejalan dengan semangat kebangsaan dan ukhuwah.

Menutup kegiatan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasangkayu, Muhammad Hatta, mengapresiasi terselenggaranya sarasehan tersebut. “Kementerian Agama membuka ruang dialog dan kerja sama seluas-luasnya dengan seluruh ormas keagamaan demi memperkuat kerukunan dan moderasi beragama,” tegasnya.

Kegiatan ini dihadiri perwakilan Kejaksaan Negeri Pasangkayu, Polres Pasangkayu, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasangkayu, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta sejumlah organisasi keagamaan, di antaranya Majelis Ulama Indonesia (MUI), Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU), Pengurus Daerah DDI, dan DPD Wahdah Islamiyah, bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Sarasehan ini diakhiri dengan sesi foto bersama serta penyerahan buku Nilai-Nilai Kebajikan Jamaah LDII, Majalah Nuansa, dan kalender tahun 2026 kepada seluruh undangan. Melalui kegiatan ini, DPD LDII Kabupaten Pasangkayu berkomitmen untuk terus menjadi mitra pemerintah dan seluruh elemen masyarakat dalam memperkuat nasionalisme, moderasi beragama, serta kehidupan bermasyarakat yang rukun dan harmonis.

Oleh: Anca (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)

Kunjungi berbagai website LDII

DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri

One thought on “Perkuat Sinergi Lintas Sektor, LDII Pasangkayu Gelar Sarasehan Nasionalisme

  • February 2, 2026 at 9:50 am
    Permalink

    LDII UNTUK BANGSA. LANJUTKAN

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.