LDII Purwakarta Ikuti Gelang Ajar Pembina Pramuka Nasional

Purwakarta (24/2). Ketua DPD LDII Kabupaten Purwakarta, Susilo Agus Budiyono, didampingi Wakil Ketua J. Harpendi serta Ketua Sakocab SPN Purwakarta dan PKOSB Isnanto mengikuti kegiatan Gelang Ajar Bagi Pembina Pramuka secara daring, Minggu (22/2).
Ketua DPD LDII Kabupaten Purwakarta, Susilo Agus Budiyono, menyampaikan bahwa pembinaan life skill menjadi bagian penting dalam pendidikan kepramukaan. “Pembinaan yang terstruktur dan berjenjang diharapkan dapat membentuk kemandirian dan tanggung jawab peserta didik sejak usia dini,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan kegiatan secara hybrid memungkinkan pembina dari daerah untuk mengikuti kegiatan secara optimal tanpa harus hadir langsung di lokasi pusat. Melalui kegiatan ini, para pembina Pramuka diharapkan dapat mengimplementasikan materi yang diperoleh dalam pembinaan generasi muda di wilayah masing-masing.
Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Pimpinan SAKO SPN Tingkat Nasional secara hybrid dan terpusat di Studio Utama DPP LDII, Jakarta Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh para pembina Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia melalui Zoom Meeting.
Pelaksanaan Gelang Ajar mengacu pada surat undangan Nomor SUM-4/GP-SSPN/II/2026 tertanggal 20 Februari 2026. Materi yang disampaikan berfokus pada penguatan kapasitas pembina Pramuka dalam membentuk karakter dan kemandirian peserta didik melalui pembelajaran life skill dasar sesuai jenjang usia.
Untuk golongan Siaga atau Caberawit, pembinaan diarahkan pada kebiasaan dasar, seperti mengurus keperluan pribadi, menjaga kebersihan, membantu pekerjaan ringan di rumah, serta merawat tanaman. Pada jenjang Penggalang atau Praremaja, materi meliputi kemampuan mengelola kebutuhan pribadi, menyelesaikan permasalahan sederhana secara mandiri, mencuci kamar mandi, menanam dan merawat kebun kecil, serta penerapan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle).
Sementara itu, pada jenjang Penegak atau Remaja, pembinaan difokuskan pada kecakapan lanjutan, antara lain perawatan rumah sederhana, perawatan kendaraan, perbaikan ringan, serta penguasaan keterampilan digital dasar untuk mendukung produktivitas.
Oleh: KG Ing Suro (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
