Cetak Generasi Berakhlak dan Mandiri, PAC LDII Pannampu Rutin Gelar Pengajian Remaja

Makassar (1/2). Pimpinan Anak Cabang (PAC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kelurahan Pannampu, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, terus menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda melalui kegiatan pengajian remaja yang digelar secara rutin. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Musholla Manshurin, Jalan Sabutung Baru RT 04/RW 03 (Kokoa), Kelurahan Pannampu, Rabu (28/1).
Ketua PAC LDII Kelurahan Pannampu, Muhammad Syukur, menegaskan bahwa pengajian remaja merupakan program strategis dalam mencetak generasi muda yang berakhlak dan berkepribadian kuat. “Kami sebagai pengurus sangat mendukung penuh kegiatan pengajian remaja ini. Pengajian ini sangat bermanfaat karena para remaja mendapatkan siraman rohani, pembelajaran tata cara berakhlak yang baik, serta pengetahuan tentang kemandirian sebagai bekal di kemudian hari,” ujarnya.
Menurutnya, pembinaan remaja tidak cukup hanya mengandalkan pendidikan formal, tetapi perlu diimbangi dengan pendidikan keagamaan yang berkelanjutan dan terarah. Melalui pengajian rutin, remaja diharapkan mampu membangun karakter positif, disiplin, serta memiliki pegangan moral yang kuat.
Muhammad Syukur juga mengajak para remaja untuk tetap konsisten mengikuti pengajian, serta mendorong peran aktif orang tua dan wali dalam memberikan dukungan. “Saya berharap remaja tetap semangat mengikuti pengajian ini. Kami juga mengajak para orang tua dan wali untuk terus memberikan motivasi agar anak-anaknya aktif mengikuti kegiatan pengajian,” tambahnya.
Ia menambahkan, pengajian remaja ini tidak hanya bertujuan mencetak generasi yang taat beribadah, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar. “Dengan adanya pengajian ini, semoga remaja kita menjadi anak yang sholih dan sholihah, berbakti kepada orang tua, bermanfaat bagi masyarakat, serta berkontribusi positif bagi nusa dan bangsa,” tutupnya.
Kegiatan pengajian remaja PAC LDII Pannampu ini menjadi salah satu bentuk peran organisasi kemasyarakatan dalam memperkuat ketahanan moral generasi muda di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Oleh: Mujahidin (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
