Munas X LDII Paparkan Program Lingkungan: Penanaman Pohon hingga Pesantren Zero Waste

Jakarta (11/4). Musyawarah Nasional (Munas) X Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) memaparkan sejumlah program di bidang lingkungan hidup, di antaranya penanaman pohon, pengelolaan sampah di pesantren, dan pengembangan sekolah berbasis lingkungan.
Ketua Umum LDII, Chriswanto Santoso, menyampaikan bahwa LDII juga berkontribusi dalam pelestarian lingkungan. “Kontribusi LDII tidak hanya berfokus pada dakwah keagamaan, tetapi juga pada pelestarian lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab moral dan sosial,” ujarnya.
Salah satu program yang disampaikan adalah gerakan penanaman 10 juta pohon di berbagai wilayah Indonesia.
Selain itu, LDII juga mendorong penerapan konsep zero waste di lingkungan pondok pesantren melalui pengelolaan sampah secara mandiri.
Di sektor pendidikan, LDII turut mengembangkan sekolah berbasis lingkungan melalui program Adiwiyata.
Program-program tersebut disampaikan dalam rangkaian pembahasan Munas X LDII 2026.
Oleh: Zainal MUSTOFA (contributor) / Nisa Ulkhairiyah (editor)
Kunjungi berbagai website LDII
DPP, DPP, Bangkalan, Tanaroja, Gunung Kidul, Kotabaru, Bali, DIY, Jakpus, Jaksel, Jateng, Kudus, Semarang, Aceh, Babel, Balikpapan, Bandung, Banten, Banyuwangi, Batam, Batam, Bekasi, Bengkulu, Bontang, Cianjur, Clincing, Depok, Garut, Jabar, Jakarta, Jakbar, Jakut, Jambi, Jatim, Jayapura, Jember, Jepara, BEkasi, Blitar, Bogor, Cirebon, Kalbar, Kalsel, Kaltara, Kalteng, Karawang, Kediri, Kendari, Kepri, ogor, Bogor, Kutim, Lamongan, Lampung, Lamtim, Kaltim, Madiun, Magelang, Majaelngka, Maluku, Malut, Nabire, NTB, NTT, Pamekasan, Papua, Pabar, Pateng, Pemalang, Purbalingga, Purwokerto, Riau, Sampang, Sampit, Sidoarjo, Sukoharjo, Sulbar, Sulsel, Sultra, Sumbar, Sumsel, Sumut, Tanaban, Tangsel, Tanjung Jabung Barat, Tegal, Tulung Agung, Wonogiri, Minhaj, Nuansa, Sako SPN, Sleman, Tulang Bawang, Wali Barokah, Zoyazaneta, Sulteng, Kota Kediri
