DPD LDII Banyuwangi Kukuhkan Lima Ketua PC LDII Wilayah Barat

Banyuwangi (20/10). Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (DPD LDII) Kabupaten Banyuwangi melantik dan mengukuhkan kepengurusan 5 Pimpinan Cabang (PC) LDII Periode 2022-2027. Acara pelantikan dilaksanakan di Masjid Al Hidayah Desa Setail, Kecamatan Genteng, Banyuwangi. Pembacaan Surat Keputusan (SK) Tentang Pembentukan dan Susunan Kepengurusan 5 (Lima) PC LDII Masa Bakti 2022-2027 dilakukan oleh Sekretaris DPD LDII Kabupaten Banyuwangi, Kris Parwanto dan didampingi Dadang Hermanto. Saat itu Kris Parwanto membacakan dan memanggil Pengurus PC yang akan menjalani prosesi pelantikan.

Diawali dari Yusuf Al Masiyan bersama jajaran pengurus PC LDII Kecamatan Genteng, PC LDII Kecamatan Sempu yang menetapkan Sujono sebagai ketua, lalu Kecamatan Glenmore dengan posisi ketua diamanatkan kepada Suwarno. Kemudian untuk PC LDII Kecamatan Kalibaru dan Tegalsari yang mendapat amanah adalah Holil Bahriyono dan Onianto. Prosesi selanjutnya, Ketua DPD LDII Kabupaten Banyuwangi Astro Junaedi memandu pembacaan ikrar yang diikuti oleh jajaran pengurus yang dilantik secara bersama-sama.

Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan panji LDII dari Ketua DPD LDII Banyuwangi kepada para Ketua terpilih sebagai tanda resmi awal pengabdian kepengurusan dalam lima tahun. Ketua DPD LDII Kabupaten Banyuwangi, Astro Junaedi, menyatakan LDII sebagai ormas Islam berkomitmen untuk membantu pemerintah dalam membangun dan memajukan Kabupaten Banyuwangi melalui program-programnya.

Pelantikan pengurus PC yang dilaksanakan merupakan langkah awal dalam melaksanakan tugas dan pengabdian sebagai pengurus PC LDII di tingkat Kecamatan dalam upaya untuk membangun persatuan dan kesatuan antar umat intern umat Islam maupun dengan umat beragama lain dalam menjaga kondusifitas wilayah yang terbangun dengan baik sampai saat ini. “Para pengurus merupakan cermin warga LDII. Pengurus harus meningkatkan pembinaan dan konsolidasi internal. Selain itu, pengurus LDII harus meningkatkan komunikasi koordinasi dan sinergitas dengan para pejabat, tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemuka masyarakat yang lain,” jelas H Astro.

Ia mengajak kepada semua warga LDII Banyuwangi untuk menjadi rebound center. Hal tersebut sebagai bentuk dukungan dan partisipasi aktif untuk terus fokus pada gerakan penanganan pandemi, memulihkan ekonomi dan merajut harmoni dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Mudah-mudahan kepengurusan yang baru saja dilantik dapat mengemban tugas dan amanah dengan sebaik-baiknya, serta dapat semakin memperkuat sinergi dan kerukunan umat beragama di wilayah kecamatan masing-masing,” imbuhnya.

 

 

Oleh: Rully Sapujagad (contributor) / Faqihu Sholih (editor)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *